Fakta - Fakta Menarik Tentang Universitas Andalas

Universitas Andalas terletak di Bukit Karamuntiang, Limau Manis, Kecamatan Pauh, kira-kira 15 Km dari pusat Kota Padang, ibukota Sumatera Barat. Kampus 

Universitas Andalas mencakup area seluas 500 hektar. Daerah ini disebut sebagai Bukit Karamuntiang (Hill of Rhodomyrtus tomentosa), dan terletak pada ketinggian ± 255 m di atas permukaan laut. Kampus ini menghadap ke Kota Padang dengan pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah Barat.

Pada bagian Timur berjajar bukit barisan. Sementara di sisi Utara dan Selatannya terdapat lembah yang masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Kondisi alamnya asri dan hijau, tentu memberikan suasana yang nyaman dan panorama alam yang indah. Sudah tentu Kampus Unand Limau Manis amat kondusif untuk belajar dan meneliti untuk menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kejayaan bangsa. Sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia, berikut mengenai “fakta menarik tentang Universitas Andalas:


1. Gedung yang bergaya Minang namun modern 

Bangunannya memiliki arsitektur yang unik, yang merupakan kombinasi dari model atap tradisional Minangkabau (tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern.


2. Universitas pertama di Pulau Sumatera

Ide mendirikan sebuah universitas mulai muncul di benak para tokoh cendekia Padang sebelum abad ke-20. Pada masa kolonial Belanda, pendirian sebuah Universitas di Padang urung dilakukan karena tidak menerima izin. Adanya berbagai keterbatasan, pendirian universitas ini juga urung dilakukan pada tahun 1948 masa Soekarno. Setelah mengalami proses yang panjang dan rumit akhirnya universitas ini diresmikan oleh Drs. Mohammad Hatta pada tahun 1956 yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden. 


3. Diserang tentara bersenjata

Pada masa Presiden Soekarno, karena penolakan terhadap PKI dengan bergabung mensukseskan PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) mengakibatkan Universitas Andalas diserbu pada 1956 beberapa bulan setelah pendiriannya.


4. Wisudawan pertama

Pada tahun 1958, untuk pertama kalinya Unand mulai memetik hasil dengan lulusnya Mr. Rudito Rachmad sebagai Sarjana Hukum pertama. Satu tahun berikutnya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat mewisuda pula empat mahasiswanya, yaitu Mr. Herman Sihombing, Mr. Zawier Zienser, Mr. Eddy Ang Ze Siang, dan Mr. Djalaluddin Ilyas.


5. Nama Andalas

Diusulkan oleh Bung Hatta, nama universitas diambil dengan merujuk kepada nama Pulau Sumatera yang waktu itu juga terkenal dengan Pulau Andalas. Pemberian nama Pulau Andalas disebabkan karena di pulau ini tumbuh pohon andalas (Minangkabau: andaleh; Latin: morus macroura Miq). Dan, pohon andalas itu merupakan tanaman endemik (tumbuhan yang hanya ada) di Pulau Sumatera. Oleh karena itu pulalah Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat menetapkannya sebagai “Flora Maskot” Sumatra Barat.


6. Fakultas Peternakan pertama di Indonesia

Pada tanggal 9 Oktober 1963, Unand membuka Fakultas Peternakan. Fakultas ini merupakan yang pertama didirikan di Indonesia.


7. Cikal bakal Universitas Negeri Padang (UNP)

Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), didirikan pada tahun 1961. Fakultas ini kemudian berkembang menjadi IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan). Fakultas inilah yang saat ini kita kenal dengan nama Universitas Negeri Padang (UNP).


8. Menjadi institusi pengelolaan keuangan 

Pada tahun 2009 Unand ditetapkan sebagai institusi pengelola keuangan Badan Layanan Umum dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 501/ KMK.05/ 2009, tanggal 17 Desember 2009. Dipilihnya kampus ini menjadi hal menarik tentang perhatian dan kepercayaan pemerintah kepada Unand.


9. Cikal bakal beberapa politeknik

Pada tahun 2013, Unand melepas Polititeknik (Teknologi) Unand menjadi Politeknik Negeri Padang dan dari Politani Unand menjadi Politani Negeri Payakumbuh.


10. Penyatuan bangunan yang tersebar

Upaya untuk menyatukan kampus Unand yang tersebar di berbagai tempat di kota Padang telah dilakukan sejak masa rektor Prof. Dr. Busyra Zahir (1968-1976). Usaha itu dilanjutkan oleh rektor Prof Drs. Mawardi Yunus. Saat ini Unand memiliki dua kampus di luar domisili. Dua kampus di luar domisil tersebut, yaitu di Payakumbuh (Kampus II Unand) dan Dharmasraya (Kampus III Unand).


11. Rektor Unand

Semenjak didirikan pada tahun 1956 Universitas Andalas sudah dipimpin oleh 10 Rektor. Namun di antara masa pergantian rektor terdapat masa transisi karena rektor yang sedang menjabat mendapat tugas lain dari negara seperti menjadi gubernur dan wakil menteri, maka diangkat pejabat sementara rektor (Pjs Rektor).


12. Usulan nama baru, “Adityawarman”

Prof.Dr.Mr. Muhammad Yamin mengusulkan nama Universitas Adityawarman. Nama itu berasal dari nama Raja Adityawarman yang pernah memerintah di Minangkabau. Ia hidup sezaman dengan Patih Gadjah Mada dari Kerajaan Majapahit dan banyak meninggalkan prasasti (batu basurek) di daerah Tanah Datar.


13. Satu pohon untuk tiap mahasiswa



Pada tahun 2014 berdasarkan pidato rektor Dr. H. Werry Darta Taifur, SE, MA, bagi mahasiswa baru dianjurkan untuk membawa sebatang bibit pohon untuk ditanam di kampus Unand agar Unand semakin hijau. Hal tersebut cukup menarik karena rektor tidak hanya membangun karakter mahasiswa berjiwa ilmiah, namun juga membangun karakter cinta lingkungan.


14. Pembangunan Pusat Pengolahan Sampah Terpadu (PPST) Unand 

Untuk mengoptimalkan nilai sampah, serta menciptakan lingkungan sehat, bersih, serta untuk mengubah pandangan dan perilaku masyarakat terhadap sampah dan untuk mendidik masyarakat peduli pada lingkungan, Rektor Unand menunjuk Tim Waste Management Unand yang diketuai oleh Prof. Rudi Febriamansyah. Selain program ini diharap mampu menciptakan lingkungan bersih, program ini bertujuan untuk menggali nilai ekonomi dari sampah yang sebenarnya cukup potensial.


15. Inkubator bisnis terbaik

Pada tanggal 16 Juni 2014 yang lalu, Universitas Andalas meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi pelaksana inkubator bisnis terbaik di Indonesia.


16. Global Kampus

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unand melalui program Global Campus bekerjasama dengan Bukit Batabuah Global Village Kabupaten Agam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berada di seputaran kampus Unand, Limau Manis pada Kamis, 26 Juni 2014. LPPM Unand menghadirkan lebih dari 150 orang pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang berada di sekitar Kampus Unand Limau Manis untuk diberi pelatihan Bahasa Inggris secara gratis.


17. Mahasiswa baru, periksa gigi

Untuk mendapat gambaran kesehatan gigi mulut dan database mahasiswa Unand, maka pihak Universitas menggelar pemeriksaan gigi.


18. Almamater ketua KPU RI 

Orang nomor satu Komisi Pemilihan Umum RI, Husni Kamil Manik, S.P turut serta menjadi wisudawan pada Wisuda Periode II 2014 Universitas Andalas pada Sabtu, 31 Mei 2014.


19. Kerjasama dengan UNESCO

Universitas Andalas menjadi tuan rumah salah satu workshop bertajuk “Building Local Government and Community Capacity to Address Social Impact of Deforestation and Land Degradation in Indonesia”. Kegiatan tersebut merupakan wujud kerjasama antara Universitas Andalas (UNAND) dengan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).


20. Universitas tertua ke-4 di Indonesia

Universitas ini merupakan universitas tertua di luar Pulau Jawa yang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta. Pada saat itu, Unand adalah universitas keempat yang diresmikan oleh Pemerintah Indonesia.


21. Universitas dengan posisi ke-14 di bidang tata usaha

Majalah Tempo pada tahun 2009 menempatkan Unand di posisi ke-14 atau posisi pertama di luar Pulau Jawa dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia usaha.


22. 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN

Webometrics menobatkan Unand sebagai 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN (peringkat ke-26) atau peringkat ke-8 di Indonesia (terbaik di luar Pulau Jawa) pada Januari 2011.


23. Guru besar terbanyak di Sumatera

Universitas Andalas memiliki 130 guru besar/profesor dan merupakan universitas yang memiliki guru besar terbanyak di Sumatera (Per 24 September 2010). 


24. Armada kampus

Pada saat sekarang Unand telah memiliki armada bus kampus sebanyak 40 buah. Sumber dana pengadaan bus kampus berasal dari berbagai pihak, dan uniknya dana operasional juga termasuk sumbangan mahasiswa sendiri.


25. Tergabung dalam AIESEC

AIESEC merupakan singkatan dari “Association Internationale et Studiant Sociale Economic Commerciale”.


26. Bloger pertama

Budi Putra (blogger profesional pertama dan blogger terbaik di Indonesia, CEO The Jakarta Post Digital) merupakan salah satu alumnus Unand jurusan sejarah.


27. Kampus ‘Power Rangers’

Dikarenakan bentuk rektoratnya yang unik menyerupai benteng dengan bentuk atap Minang dari beton, kampus ini dijuluki kampus ‘Power Rangers’.


28. Kerjasama Multi Nasional

Universitas Andalas bekerja sama dengan Kerajaan Belanda, Uni Eropa, World Bank British Council, Amerika dan Lembaga Asing lainnya.


29. Kebun Tanaman Obat (KTO)

Salah satu tempat menarik yang dikelola Unand adalah KTO yang merupakan tempat penelitian mahasiswa dari Fakultas Farmasi, yang di dalamnya terdapat berbagai tanaman obat dan taman lainnya, termasuk pohon maskot Andalas.


30. Kampus sebagai kebun buah

Dikampus ini kita bisa menjumpai berbagai tanaman buah yang mungkin menjadi ciri khas. Buah yang bisa ditemui adalah mangga, durian manggis dan lainnya. 


31. Tempat wisata 

Unand dengan kemegahan bangunan yang artistik, keasrian hutan mini dan bendungan, serta taman buah membuat Universitas ini menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat Padang.


32. Ternak warga berkeliaran di Unand

Saking terbukanya Universitas Andalas, warga sering menggembalakan ternaknya di lingkungan kampus yang rindang dengan pepohonan. Hal ini membuat seringnya dijumpai hewan ternak berkeliaran di tengah aktivitas mahasiswa.


33. Layanan internasional

Dikarenakan adanya kebutuhan, Global Unand mulai merencanakan dibukanya layanan internasional. Layanan ini tersedia di website Unand.


34. Semboyan di logo Unand

Meskipun erat dengan budaya Minangkabau, Unand berkomitmen turut memajukan bangsa. Hal ini menjadikan logo Unand dilabeli dengan kata "Untuk Kedjajaan Bangsa", yang tertulis di atas sehelai pita putih yang terletak di bagian bawah antara ukiran khas Minangkabau, merupakan moto Universitas Andalas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang selalu berupaya secara optimal untuk meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.


35. Nasionalisme di logo Unand

Pancaran sinar berwarna putih sebanyak 17 buah yang berasal dari tanggal kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 1945) merupakan cahaya kemerdekaan yang bersinar terus-menerus untuk menuju kemakmuran bangsa Indonesia.


36. Tentang program studi Unand

Sejak awal berdirinya hingga sekarang ini, Universitas Andalas telah memiliki 15 fakultas, satu Program Pascasarjana dan 2 Politeknik, dengan rincian 49 Program Studi Sarjana, 29 Program Studi Magister (S2), 7 Program Studi Doktor (S3), dan 11 Program Pendidikan Dokter Spesialis.


37. Sipak Rago budaya Minang

Baru-baru ini, Unand menggelar kegiatan yang berupaya menggali dan melestarikan budaya Minang. Dari kegiatan ini, ditemukan fakta bahwa orang Minang  memiliki olah raga seperti sepak takraw yakni Sipak Rago.


Demikian beberapa ulasan mengenai “Fakta Menarik Unand” sebagai sebuah universitas dan lembaga yang berada di tengah masyarakat dengan beragam warna-warninya.


- 13 March 2016 - 17:53


Kirim Komentar

Berita Terbaru

IKA Unand Sambut Alumni Baru, Surya Tri Hato : Jangan Gamang Rebut Pasar Kerja

“Alumni baru Unand jangan pernah gamang dengan ketersediaan pasar kerja kekinian. Tetapi, ayo siapkan diri dan berusaha, karena tamatan Unand selalu menjadi prioritas pilihan lapangan kerja nasional maupun regional,”ujar Surya. - 26 August 2018 - 22:18

Imelda Sari Terpilih Menjadi Ketua IKA Sejarah Unand, dan Memaknai Peran Sejarah untuk Hari Ini

Sementara syarat yang diatur dalam tata tertib pemilihan minimal harus mengantongi 10 dukungan delegasi. Imelda Sari merupakan angkatan sejarah 1987. Saat ini, dia dikenal luas menjabat Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat. - 05 April 2018 - 12:55

Rudi Sakyakirti Resmi menjadi DPD IKA-Unand Periode 2017-2022

Alumni unand Kepri nantinya mempunyai tugas dan membantu pembangunan yang ada di pemerintahan. - 04 December 2017 - 09:32

IKA Unand Ikut Soerabaia Golf Tournament 2017

Risma selaku Wako Surabaya mengatakan bahwa ini tidak hanya seperti acara tournament golf, tetapi juga dijadikan ajang reuni bagi IKA Unand - 16 November 2017 - 15:44

Jadwal Pengukuhan DPD IKA-Unand Kepri 2017-2022

Selain acara pengukuhan IKA- Unand Kepri, juga ada wrokshop IT dan Teknologi. - 16 November 2017 - 14:52

Ika Unand Batam Gelar Acara Seminar Pariwisata Maritim

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengundang Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) Asman Abnur sebagai pembicara kunci. - 27 April 2017 - 01:20

Alumni Fakultas Pertanian Unand Gelar HUT

Warga Kota Padang masih bergantung dengan daerah lain terkait kebutuhan pangan. Kondisi ini disebabkan kondisi lahan produksi yang serba terbatas. Untuk itu, Kota Padang memerlukan terobosan baru dan inovasi pertanian. - 27 April 2017 - 01:18

Label Wisata Halal Turis Timteng Sedikit ke Sumbar

Data tahun 2016 Wisata Mancanegara ke Sumbar 47 ribu, dengan didominiasi wisatawan Malaysia mencapai 47 persen. - 24 January 2018 - 12:09

Pariwisata Sumbar Tanpa Blueprint

Meski Sumbar punya regulasi terkait pariwisata, tapi sulit kalau tidak memikiki bueprint pariwisata. - 13 March 2017 - 07:58

Alumni Unand Gelar Diskusi Parwisata

Selain itu kata Yayuk SDM kepariwisataan masih minim kreasi dan improvisasi, dikaitkan sumbangan untuk PAD, Yayuk pastikan masih jauh dari potensi pariwisata Sumbar sendiri. - 13 March 2017 - 07:56

Agenda Terbaru

kalender 2018 IKA UNAND

DPP IKA UNAND Beberapa Alumni Muda UNAND berinisiatif membuat kalender IKA UNAND dan didukung oleh IKA UNAND - 20 January 2018 - 10:50

Diskusi IKA FH Unand

DPP IKA FH Unand berinisitif mengadakan DISKUSI dengan tema “BASILANG API DALAM TUNGKU DISINAN API MANGKO IDUIK” - 19 December 2017 - 08:37

Pengukuhan Pengurus DPD IKA-Unand Kepri Periode 2017-2022

Acara akan berlangsung pada 02 Desember 2017 mendatang, pukul 08.30-13.00 WIB, di Hotel Goodway - 25 November 2017 - 08:30